Eksperimen #2 : Pengaturan Kecerahan Lampu

19/09/2021 By sandy_sheva 0

Cabut resitor 10kOhm yang digunakan pada eksperimen #1 ; Sedangkan komponen lainnya akan ditambahkan pada eksperimen ini. Pasang komponen baru berdasarkan daftar cek rangkaian dibawah. Tekan saklar lalu LED menyala (mungkin redup). Sekarang tahan saklar dengan tangan yang satu dan putar resistor variabel dengan tangan yang satu lagi. Ketika lengan diputar ke kiri, nilai hambatan pada rangkaian rendah dan LED menyala terang oleh karena arus listrik besar yang mengalir. Ketika kamu memutar resistor variabel ke kanan, menyebabkan nilai tahanan menjadi besar dan LED menjadi redup. Sama seperti aliran air pada saat melewati bebatuan yang menyebabkan meteran air menunjukkan pembacaan yang kecil.

Kamu mungkin berpikir apa yang dikerjakan resistor 1kOhm pada rangkaian? Jika kamu memutar lengan resistor variabel pada nilai hambatan terkecil (0 Ohm), maka Hukum Ohm mengatakan arus listrik menjadi sangat besar dan mungkin dapat merusak LED (sama halnya dengan pompa air yang sangat kencang merusak meteran air/ pipa). Sehingga resistor 1k Ohm diletakkan untuk membatasi arus yang masuk ke LED pada batas minimal (terlihat LED menyala redup).

Sekarang lepaskan kabel dari c14 dan pasang ke c16. Apakah kamu tahu yang akan terjadi sekarang? Tekan saklar dan kamu akan melihat bahwa pada saat kamu memutar resistor variabel dari kiri ke kanan : LED berubah dari redup menjadi sangat terang (situasi ini berkebalikan dari sebelumnya saat kabel masih di c14). Hal ini dikarenakan kamu menurunkan nilai hambatan antara kaki tengah dan kaki kanan dari resistor variabel.

Sekarang lepaskan satu kaki resistor 1K Ohm dari j15 dan pindahkan ke c14 (kaki resistor di j5 tetap). Apa yang akan terjadi? Tekan saklar dan putar lengan resisotr variabel. LED akan menyala redup dan putaran lengan resistor variabel tidak berpengaruh kepada kecerahan LED. Seperti dibicarakan diatas, nilai hambatan antara kaki kiri dan kaki kanan resistor variabel selalu tetap (pada kit ini 50k Ohm), dimana resistor variabel berperilaku sama seperti halnya sebuah resistor biasa bernilai 50k Ohm.