Hambatan listrik (resistansi/ resistor/ variabel resistor/ potensiometer) pada Rangkaian Listrik

24/07/2021 By sandy_sheva 0

Hukum Ohm : ketika nilai tahanan resistor berkurang, arus listrik menjadi lebih besar/ membuat LEC lebih terang. Hubungan antara tegangan, arus listrik, dan hambatan dikenal sebagai Hukum Ohm (ditemukan oleh ilmuan George Ohm pada tahun 1828) =

Hambatan : Apa yang dimaksud dengan hambatan? Coba tempelkan kedua telapak tangan kamu dan gosok satu sama lain secara cepat. Kedua telapak tangan kamu akan terasa hangat. Gesekan (gaya gesek) antara telapak tangan mengubah menjadi panas. Hambatan adalah gesekan antara arus listrik dengan material yang dilintasi oleh arus listrik; arus listrik akan kehilangan energi (elektron) ketika melintasi atom-atom dari material. Resistor terbuat dari material karbon dan dapat dibuat dalam berbagai nilai hambatan yang berbeda, seperti nilai komponen resistor pada kit ini. Jika terdapat arus listrik melalui resistor, lalu resistor menjadi hangat adalah hasil dari gesekan tersebut. Bola lampu menggunakan bagian kecil materi yang besar nilai hambatannya yaitu tungsten. Diperlukan cukup arus listrik untuk melalui material tungsten agar menjadi panas sampai material tersebut berpijar panas, dan menghasilkan cahaya. Kabel listrik juga memiliki nilai hambatan, tetapi sangat kecil (kurang dari 1 Ohm/ 30cm) dan dapat dianggap tidak ada pada rangkaian listrik. Materi seperti logam yang memiliki nilai hambatan kecil disebut sebagai konduktor. Material seperti kertas, plastik, dan udara memiliki nilai hambatan yang sangat besar dan disebut sebagai isulator.

Resistor (Carbon Film)

Warna gelang resistor : kamu mungkin melihat dan mengenal gelang warna pada badan resistor. Terdapat metode untuk memberikan warna pada resitor sebagai acuan nilai hambatan resistor. Warna gelang pertama mewakili digit angka pertama nilai resistor. Warna gelang kedua mewakili digit angka kedua nilai resistor. Warna gelang ketiga memberikan satuan pengali 10 (x10) atau menunjukkan banyaknya “0” yang ditambahkan setelah angka pertama dan kedua tadi. Warna gelang keempat mewakili nilai toleransi dari resistor. Pada umumnya resistor memiliki warna gelang keempat yaitu warna emas yang memiliki nilai toleransi sebesar 5%. Toleransi 5% menjamin bahwa nilai hambatan yang dihasilkan berada diantara +5% sampai -5% dari nilai hambatan yang ditunjukkan oleh gelang pertama sampai gelang ketiga. Daftar warna dibawah menunjukkan nilai untuk angka 0 sampai dengan 9.

Resistor Variabel

Kita sudah membahas bagaimana saklar digunakan untuk mengalirkan arus listrik ON atau OFF, seperti sebuah keran air. Tetapi ada saatnya ketika kamu menghendaki aliran air tidak terlalu besar/ terlalu kecil sehingga dengan mengatur posisi keran akan menghasilkan aliran air yang dikehendaki. Kamu dapat mengatur aliran air dengan mengatur panjang lengan susunan bebatuan seperti ditunjukkan pada gambar dibawah.

Dalam elektronika kita gunakan resistor variabel, dilengkapi dengan lengan putar yang dapat bergerak untuk mendapatkan nilai hambatan yang dibutuhkan.

Jarum gerak (lengan) daripada resistor variabel bergerak dan menghasikan sebuah nilai hambatan antara kaki kiri dan kaki tengah. Nilai hambatan yang tesisa terdapat diantara kaki tengah dan kaki kanan. Contohnya, ketika lengan berhenti penuh ke arah kiri (berlawanan arah jarum jam) akan menghasilkan nilai hambatan terkecil antara kaki kiri dan kaki tengah (biasanya 0 Ohm), dan menghasilkan nilai hambatan terbesar antara kaki tengah dengan kaki kanan. Nilai hambatan antara kaki kiri dan kaki kanan akan selalu terukur sesuai dengan nilai hambatan total (pada kit ini yaitu 50k Ohm).