Mengetahui jenis-jenis konektor elektrikal (power supply, signal, ground)

29/06/2021 By sandy_sheva 0

Pada umumnya tujuan konektor dibuat adalah memudahkan pengguna dalam merakit/ menghubungkan antar komponen/ modul elektronika baik dalam hal signal, data, catu daya (power supply). Selain itu konektor juga ada didesain agar tidak mudah kendor (memiliki lock) karena beberapa area/ lingkungan kerja yang memiliki getaran (vibrasi). Bahan konektor juga terdapat pilihan, baik itu bahan housing yang transparan, anti panas, karet, dan sebagainya, maupun bahan daripada terminal itu sendiri terbuat dari nickel, tembaga, atau emas (gold).

Produk elektronika yang sama misalnya AC, Televisi, Kulkas, Mesin Cuci, Dispenser Galon, dsbnya dengan merk yang berbeda, menggunakan konektor yang berbeda, hal ini dikarenakan tujuan tertentu.

Untuk itu kami kelompokkan konektor menjadi 3 fungsi utama konektor, yaitu :

  1. Sebagai penghubung catu daya/ power supply
    1. Kabel dengan kabel (gunakan tipe konektor Molex)
    2. Kabel dengan board PCB (Power Terminal, Screw Terminal, Terminal Block)
    3. Board dengan board PCB (Pin Header dan Blackhousing)
  2. Sebagai penghubung sinyal
    1. Black Housing (2.54mm) (mudah dipasang dan dicopot, flexibel male dan female)
    2. Molex Connector (dengan coak anti terbalik saat dipakai)
    3. JST Connector (dengan pengunci/ lock)
    4. GPU Connector
    5. IDC Connector (menggunakan kabel pita/ ribbon cable)
  3. Sebagai penghubung data masukan/ keluaran (input/ output)
    1. Port Data (USB, Serial RS232 DB9/ Parallel DB25 DB37, Ethernet, HDMI, I2C, VGA)
    2. Port Converter/ Adapter