Coreless motor/ servo technology (teknologi motor tanpa lilitan kumparan armature)

25/06/2021 By sandy_sheva 0

Teknologi pembuatan motor coreless berarti motor/ dinamo berputar tanpa memiliki batang amarture/ sumbu putar dengan gulungan kumparan kawat tembaga, hal ini juga berbeda dengan istilah brushless (motor tanpa karbon brush/ sikat karbon sebagai catu daya). Teknologi coreless ini memungkinkan perputaran lebih halus, menghasilkan variasi torsi dan kecepatan yang lebih baik.

Pada motor/ dinamo biasa, magnet permanen terletak pada luar kumparan, sedangkan pada motor/ dinamo coreless, maka magnet terletak pada bagian tengah, dimana kumparan yang berputar membungkus magnet.

Pada motor/ dinamo : pada saat akan berputar, diperlukan energi awal untuk memutar batang amarture (core) terlebih dahulu, sebelum motor dapat berputar penuh, dan sebaliknya saat akan berhenti akan ada putaran tambahan sebelum motor benar-benar berhenti/ mau berputar arah (karena ada momen inersia dari batang/ core). Sedangkan pada motor coreless, batang armature digantikan oleh kumparan kabel yang berputar dibagian luar magnet dimana momen inersia sangat-sangat kecil, sehingga sudut putaran dapat diatur presisi.

Contoh bentuk daripada motor coreless

vA standard 3-pole wire wound servo motor uses a steel core with wires wound around the core, this core is then surrounded by permanent magnets.

As you can imagine, the core and all that wire weighs a fair bit. When voltage is applied to turn the motor, it has to first overcome this weight to get things turning – it is slow to accelerate. Once up to speed, it also continues to turn for a while when the voltage is removed – it is slow to decelerate.

In a Coreless design, the heavy steel core is eliminated by using a wire mesh that spins around the outside of the magnets. This design is much lighter resulting in quicker acceleration and deceleration. The result is smoother operation, more available torque, and faster response time.