Dioda
Dioda adalah suatu bahan semikonduktor yang dibuat dari bahan PN Junction, yaitu suatu bahan campuran terdiri dari bahan Positif (P type) dan bahan negatif (N type). Bahan positif adalah bahan campuran Germanium/ Silicon dengan aluminium yang mempunyai sifat kekurangan elektron (positif), sedangkan bahan negatif terdiri dari campuran Germanium/ Silicon dengan Fosfor yang mempunyai sifat kelebihan elektron (negatif). Apabila kedua bahan tersebut dipertemukan maka akan menjadi komponen aktif yang disebut dioda.
Bagian dengan P type disebut sebagai Anode (Anoda) dan bagian N type (Katoda). Sehingga komponen dioda terdiri dari 2 kaki, yaitu kaki anoda dan katoda. Arus listrik hanya dapat mengalir dari kaki Anoda ke Katoda, sedangkan jika ada arus yang mencoba menuju dari Katoda, akan ditahan oleh bahan katoda tersebut. Dioda dapat digunakan sebagai :
1. Penyearah arus dan tegangan listrik
2. Pengaman arus dan tegangan listrik
3. Pemblokir arus dan tegangan listrik
Kode Dioda hampir mirip dengan transistor, kamu juga dapat membandingkan cara penulisan kode transistor sebagai referensi :
Macam-macam dioda berdasarkan bahan yang ada sebagai berikut :
1. Dioda Germanium : bahan terbuat dari Germanium. Banyak digunakan dalam rangkaian pesawat penerima radio (Receiver) pada bagian detector.
2. Dioda Selenium : bahsn terbuat dari Selenium. Digunakan sebagai perata suatu rangkaian Power Supply, mampu menghandle tegangan besa, namun kelemahannya tidak mampu dialiri arus listrik yang besar.
3. Dioda Kuprok (Cuproks) : bahan dari tembaga yang sudah dioksidasi dengan oksigen (Cupper Oxide). Banyak digunakan sebagai perata gelombagn penuh (Full Wave), pada rangkaian power supply/ adaptor. Kelebihan nya adalah mengaliran aliran arus listrik yang besar, namun pada level tegangan yang kecil.
4. Dioda Silikon : bahan terbuat dari Silicon. Jenis dioda ini dapat mengaliran arus dan tegangan listrik yang besar.
Macam-macam dioda berdasarkan fungsinya :
1. Dioda Zener : digunakan untuk membatasi tegangan listrik, misalnya 5V, 6V, 12V, dstnya.
2. Dioda Diac : Dioda Alternating Currect. Dioda ini dapat mengalirkan arus bolak balik (AC), biasanya digunakan untuk mentrigger komponen SCR (Silicon Control Rectifier) atau mengatur daya.
3. Dioda LED : Light Emmiting Diode. Dioda yang dapat memancarkan cahaya ketika dialiri arus dan tegangan listrik tertentu. Seringkali dikenal dengan lampu LED.
4. Dioda TRIAC : Trioda Alternating Current. Digunakan pada pengendali, pengontrol, dan pengatur arus bolak balik.
5. Dioda Varactor : dioda yang dilengkapi komponen kondensator. Digunakan pada rangkaian AFC (Automatic Frequency Control)/ rangkaian penyesuai frekuensi.
6. Dioda PhotoCell : dioda yang nilai tahanannya akan berubah apabila terkena cahaya. Banyak digunakan sebagai sensor cahaya lampu. Seringkali yang kita kenal cara kerja PhotoCell Diode ini seperti pada komponen LDR (Light Dependent Resistor) atau CDS (Cadmium Sulfoselenide).
KlinikRobot.com menyediakan komponen Dioda, Dioda Zenner, Dioda Rectifier (Dioda Penyearah) sebagai berikut :
Zener | Volt | Keterangan |
---|---|---|
1N4727 | 3V0 / 3.0V | 1W |
1N4728 | 3V3 / 3.3V | 1/2W | 1W | SMD |
1N4729 | 3V6 / 3.6V | 1W |
1N4730 | 3V9 / 3.9V | 1/2W | 1W |
1N4731 | 4V3 / 4.3V | 1W |
1N4732 | 4V7 / 4.7V | 1/2W | 1W | SMD |
1N4733 | 5V1 / 5.1V | 1/2W | 1W | SMD |
1N4734 | 5V6 / 5.6V | 1/2W | 1W |
1N4735 | 6V2 / 6.2V | 1/2W | 1W |
1N4736 | 6V8 / 6.8V | 1/2W | 1W | SMD |
1N4737 | 7V5 / 7.5V | 1/2W | 1W | SMD |
1N4738 | 8V2 / 8.2V | 1/2W | 1W |