×

Mainan yang boleh diwariskan Kakak ke Adik

Bagi kita yang sudah menjadi orang tua yang memiliki anak tentu saja pernah membelikan mainan untuk aktivitas si anak dalam kegiatan belajar dan bermain. Ketika anak sudah besar dan mungkin lupa dengan mainannya, tentu saja sayang untuk mainan disimpan begitu saja, kadangkala kita lupa bahkan menyimpannya. Anak yang memiliki adik tentu saja dapat mewariskan mainannya, sekaligus melatih kakak untuk mengajar adiknya cara bermain.

Walaupun anak tidak memiliki adik untuk diwariskan mainannya, namun kita bisa salurkan mainan tersebut untuk anak lainnya bukan? Seperti sepupu, anak tetangga, anak teman, dan terakhir kita bisa sumbangkan untuk anak yang kurang mampu.

Namun, bagaimana jika mainan tersebut rusak?

Jangan khawatir, Ayah-Bunda dapat mengecek hal-hal berikut :
1. Apakah baterai bawaan mainan masih berfungsi normal? Apakah kita mengganti baterai dengan spesifikasi yang sama? Saksikan video berikut ini :

2. Apakah baterai mengalami kebocoran karena dulu penyimpanan mainan tanpa melepas baterai ?
Solusi : kita bisa melakukan penggantian terminal baterai, berikut dengan perkabelannya. Silahkan lihat video tips berikut :

3. Apakah mainan kotor dalam artian ada bekas makanan/ noda/ terkena cairan?
Solusi : kita bisa gunakan cairan pembersih, seperti alkohol (dijual di apotik), gunakan kain lap bersih. Untuk bagian yang bisa dilepas, kita bisa rendam menggunakan detergen halus. Kita juga bisa gunakan sikat gigi bekas untuk menjangkau area yang kotor.

Jika sudah melakukan hal diatas tetapi mainan masih belum bisa bekerja dengan baik/ normal, Ayah-Bunda dapat menghubungi Klinik Robot untuk kami bantu pengecekan gratis.

Setelah mainan sudah berfungsi normal, waktunya mainan dapat diwariskan, kakak ke adik, atau ke anak lainnya. Semoga bermanfaat!

Booking Servis | Repair History | Q&A